Info Warga Lokal

Bahasan Serahkan Bantuan Barang ke Warga: “Mohon Dirawat dan Dimanfaatkan dengan Baik”

Foto. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyerahkan bantuan barang secara simbolis yang bersumber dari DAU dan PAD kepada masyarakat.

PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak kembali menyalurkan bantuan berbagai jenis barang kepada masyarakat. Bantuan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2025 ini diserahkan di Aula Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, Rabu (19/11/2025).

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengungkapkan bahwa sebanyak 67 jenis barang diberikan kepada penerima sesuai kebutuhan masing-masing. Perlengkapan tersebut di antaranya gerobak arko, ember, meja, alat edukasi, serta sarana pendukung kegiatan masyarakat lainnya.

“Ini merupakan upaya kami dari Pemerintah Kota Pontianak melalui DAU dan APBD. Saya berpesan agar barang yang diterima dapat dijaga dengan baik supaya manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ucap Bahasan.

Ia menjelaskan bahwa proses penyaluran dilakukan berdasarkan kebutuhan yang disampaikan langsung oleh masyarakat. Dengan mekanisme ini, kelompok maupun majelis tidak lagi terbebani kewajiban iuran untuk memenuhi kebutuhan kegiatan mereka.

“Kami menyalurkan sesuai kebutuhan yang diajukan. Jadi tidak perlu lagi ada iuran ketika suatu majelis ingin melengkapi fasilitasnya. Cukup sampaikan kebutuhannya, insya Allah akan kami upayakan, tentu setelah kegiatan tersebut diverifikasi dan berjalan aktif,” tuturnya.

Keceriaan Siswa TK Warnai Program Polisi Sahabat Anak Satlantas Polres Kubu Raya

Bahasan juga menyinggung bahwa pembangunan di Kota Pontianak dilakukan bertahap, menyesuaikan kapasitas pendapatan daerah yang tersedia.

“Semua sektor pembangunan di Kota Pontianak kita lakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan pendapatan daerah,” jelasnya.

Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kota Pontianak berharap aktivitas masyarakat di tingkat kelurahan dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong kemandirian dan peningkatan produktivitas warga.