Kasus Lokal Peristiwa

Bertaruh Nyawa Hadapi Asap, Tim Siaga Karhutla Berhasil Nolkan Titik Api di Kubu Raya

Dok. Istimewa

KUBU RAYA – Kerja keras dan perjuangan tanpa kenal lelah Tim Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kubu Raya akhirnya membuahkan hasil menggembirakan.

Berdasarkan pemantauan terbaru, seluruh titik api (hotspot) yang sebelumnya terpantau di wilayah Kubu Raya berhasil dipadamkan hingga mencapai status zero titik api.

Keberhasilan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, yang sebelumnya sempat diliputi kekhawatiran akibat ancaman kabut asap.

Asap dari kebakaran lahan tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat.

Upaya pemadaman dilakukan secara intensif dan berkelanjutan oleh tim gabungan yang bertugas di lapangan. Mereka harus berjibaku dengan medan sulit, lahan gambut yang rawan terbakar kembali, serta paparan asap yang membahayakan keselamatan.

Keceriaan Siswa TK Warnai Program Polisi Sahabat Anak Satlantas Polres Kubu Raya

Berdasarkan data pemantauan titik api dari aplikasi lancangkuning.net, kondisi Kabupaten Kubu Raya saat ini tercatat nihil hotspot di seluruh wilayah.

Tidak kurang dari sembilan kecamatan yang sebelumnya masuk kategori rawan kebakaran kini berada dalam kondisi terkendali.

Selain data pemantauan satelit, kondisi cuaca di lapangan juga menjadi perhatian utama. Cuaca tercatat cerah berawan dengan suhu udara rata-rata mencapai 29 derajat Celsius.

Kelembaban udara berada di kisaran 66 persen, sementara arah angin dominan bertiup dari Timur Laut.

Meski kondisi tersebut secara teoritis masih berpotensi memicu penyebaran api, kesiapsiagaan tim di lapangan dinilai mampu mencegah munculnya titik api baru.

Perajin Sepatu Kulit Pontianak Tembus Pasar Internasional Lewat INACRAFT 2026

Personel terus disiagakan di lokasi-lokasi rawan, khususnya di kawasan lahan gambut yang memiliki tingkat kerentanan tinggi.

Keberhasilan menuntaskan pemadaman ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor. Tim Siaga Karhutla terdiri dari unsur TNI-Polri, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan pemadam kebakaran yang bahu-membahu melakukan pemadaman dan pendinginan area terdampak.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah berjuang di lapangan.

“ Keberhasilan mencapai zero titik api ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh unsur yang terlibat. Anggota kami bersama tim gabungan telah bekerja maksimal, bahkan harus bertaruh tenaga dan keselamatan demi memastikan masyarakat tidak lagi menghirup asap sisa kebakaran,” ujar Ade.

Ia menambahkan, tantangan di lapangan tidaklah ringan. Selain medan yang sulit dijangkau, petugas juga harus berhadapan dengan kepulan asap yang cukup pekat serta kondisi tanah gambut yang mudah terbakar kembali jika tidak ditangani secara menyeluruh.

K Mall at Menara Jakarta Hadirkan Lunar Festival Imlek 2026 “A Season of Prosperity and Joy”

Menurutnya, keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak, bukan hanya aparat dan petugas pemadam, tetapi juga peran aktif masyarakat.

Meski situasi saat ini telah dinyatakan terkendali, Polres Kubu Raya menegaskan bahwa kewaspadaan tetap harus dijaga. Aparat tidak ingin keberhasilan ini membuat semua pihak lengah, mengingat potensi kebakaran masih bisa muncul, terutama akibat ulah manusia.

“ Bapak Kapolres Kubu Raya berharap tidak ada lagi titik api yang muncul, terutama yang disebabkan oleh aktivitas pembakaran lahan secara ilegal. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegas Ade.

Ia menegaskan bahwa pembakaran lahan merupakan tindakan melanggar hukum dan memiliki dampak luas, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, hingga terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Sebagai langkah antisipasi, Tim Siaga Karhutla akan terus melakukan patroli rutin dan pemantauan ketat, khususnya di wilayah-wilayah rawan kebakaran. Selain patroli, upaya mitigasi dan sosialisasi juga terus digencarkan kepada masyarakat.

Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan, serta pentingnya menjaga lingkungan bersama.

Masyarakat diharapkan dapat segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran atau aktivitas mencurigakan di sekitar lahan.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih disiagakan di sejumlah titik strategis. Pendinginan lahan bekas terbakar terus dilakukan guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala akibat perubahan cuaca ekstrem.

Kapolres Kubu Raya melalui jajarannya menegaskan bahwa pihak kepolisian akan bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. Penegakan hukum tetap menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla di wilayah Kubu Raya.

Keberhasilan mencapai zero titik api ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Dengan kerja sama yang solid, Kabupaten Kubu Raya diharapkan dapat terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, serta dampak kabut asap yang selama ini menjadi momok di musim kemarau.