KUBU RAYA – Curah hujan tinggi yang terus meningkat sejak awal pekan membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Kubu Raya berada pada status waspada. Menyikapi kondisi tersebut, Polres Kubu Raya memperketat patroli debit air di sembilan kecamatan yang dinilai memiliki kerentanan tinggi terhadap banjir.
Data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa kawasan Sungai Raya, Kuala Mandor B, Sungai Ambawang, Terentang, Batu Ampar, Kubu, Rasau Jaya, Teluk Pakedai, dan Sungai Kakap memiliki risiko genangan cepat dan luapan sungai jika hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasi yang panjang.
Polres Tingkatkan Monitoring Cuaca dan Kesiapsiagaan Personel
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, memerintahkan seluruh jajarannya untuk meningkatkan pengawasan wilayah serta memastikan kesiapsiagaan di lapangan. Arahan tersebut disampaikan kepada publik melalui Kasubsi Penmas, AIPTU Ade, yang menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya pencegahan dini untuk meminimalkan risiko banjir dan keselamatan masyarakat.
“Tujuan utama dari peringatan dini ini adalah tindakan proaktif untuk melindungi keselamatan jiwa. Dengan dukungan informasi cuaca dari BMKG, kami mengimbau warga di kawasan rawan banjir agar segera melakukan langkah mitigasi sebelum hujan mencapai puncaknya,” ujar Ade, Jumat (5/7/2025).
Patroli debit air dilakukan sejak pagi hingga malam hari, menyasar pinggiran sungai, parit besar, serta permukiman yang kerap menjadi titik genangan. Petugas juga melakukan pengecekan langsung ke titik-titik kritis untuk memastikan aliran air tetap lancar dan tidak terjadi penyumbatan yang dapat memicu luapan mendadak.
Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan dan Lakukan Mitigasi
Polres Kubu Raya meminta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan dataran rendah agar membersihkan saluran air serta got di sekitar tempat tinggal. Langkah sederhana ini dinilai dapat mengurangi risiko penyumbatan yang sering menjadi pemicu banjir cepat.
“Jangan panik, tapi tetap waspada. Jika hujan deras berlangsung lama dan permukaan air mulai naik, segera cari tempat yang lebih tinggi dan aman,” pesan Ade.
Masyarakat juga diminta rutin memantau informasi resmi BMKG, mengingat periode Desember–Januari merupakan puncak musim hujan.
Peringatan untuk Pengendara: Jalan Licin dan Jarak Pandang Terbatas
Cuaca ekstrem turut memengaruhi keamanan berkendara. Polres mengingatkan pengendara agar menurunkan kecepatan dan tidak memaksakan diri melintasi genangan dengan kedalaman yang tidak diketahui. Visibilitas rendah saat hujan lebat juga meningkatkan potensi kecelakaan.
Petugas telah disiagakan di beberapa titik untuk memberikan bantuan dan mengatur arus lalu lintas jika terjadi hambatan.
Sinergi Lintas Instansi Diperkuat
Polres Kubu Raya memastikan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, serta instansi terkait terus diperkuat. Tim respons cepat disiapkan untuk bergerak sewaktu-waktu, termasuk dalam proses evakuasi warga, pengalihan arus lalu lintas, maupun pendampingan di lokasi terdampak banjir.
