Kalbar Lokal Nasional

PTP Nonpetikemas Catat Laba Tumbuh 46 Persen, Dorong Ekspansi dan Efisiensi Pelabuhan

 

JAKARTA — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) menutup kinerja hingga Oktober 2025 dengan capaian pertumbuhan laba sebesar 46 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Peningkatan tersebut mempertegas keberhasilan perusahaan menjalankan transformasi layanan pelabuhan yang adaptif, modern, dan berkelanjutan.

Selain penguatan layanan inti, PTP Nonpetikemas turut memperluas portofolio bisnis jasa kepelabuhanan melalui pengelolaan aktivitas shorebase untuk mendukung kegiatan hulu migas. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional serta menekan biaya logistik para pengguna jasa.

Untuk memperkuat kepercayaan pelanggan, perusahaan terus mengoptimalisasi proses bongkar muat, meningkatkan kelancaran alur logistik, dan mempersingkat waktu sandar kapal. Sejak 2023 hingga 2024, sejumlah peningkatan dilakukan melalui standarisasi, sistemisasi, dan integrasi layanan di seluruh pelabuhan berdasarkan enam pilar strategis: proses, teknologi, peralatan, HSSE, infrastruktur, serta penguatan SDM. Implementasi sistem PTOS-M juga mendorong layanan tanpa antrean, efisiensi operasional, transparansi hingga keselamatan kerja secara menyeluruh.

Gedung Perpustakaan Baru Pontianak Dongkrak Minat Baca, Kunjungan Meningkat Tajam

Kinerja Operasional Cabang Menguat

Total realisasi throughput hingga Oktober 2025 mencapai 37,67 juta ton/m³, naik 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Komposisi throughput terdiri dari 45 persen curah kering, 26 persen general cargo, 23 persen curah cair, serta 6 persen bag cargo.

Beberapa cabang mencatat pertumbuhan menonjol. Cabang Tanjung Priok mencatatkan penanganan general cargo sebesar 7,7 juta ton atau meningkat 10,12 persen dari tahun sebelumnya. Cabang Teluk Bayur juga membukukan pertumbuhan positif di segmen curah cair dengan realisasi 2,6 juta ton, naik 14,21 persen dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan signifikan ditunjukkan Cabang Jambi pada curah cair dengan realisasi 917 ribu ton atau melesat 65,13 persen dibandingkan 2024. Di segmen bag cargo, Cabang Teluk Bayur mencatat pertumbuhan 10 persen dari 519 ribu ton menjadi 571 ribu ton.

Peningkatan produktivitas operasional juga terlihat pada satuan Ton/Ship/Day (T/S/D). Cabang Tanjung Priok mencetak capaian tertinggi di segmen general cargo sebesar 3.558 T/S/D atau 10 persen di atas target RKAP. Teluk Bayur pada segmen curah cair membukukan 5.154 T/S/D (39 persen di atas RKAP), sementara Cabang Banten mencapai 3.560 T/S/D (32 persen di atas RKAP). Cabang Bengkulu juga menunjukkan performa kuat dengan 7.274 T/S/D pada curah kering, atau 63 persen di atas target.

Terminal Kijing Tunjukkan Performa Menanjak

Dishub Pontianak Matangkan Layanan Angkutan Massal BTS Berbasis Teknologi Digital

Terminal Kijing di Mempawah, yang mulai dikelola PTP Nonpetikemas sejak 1 Agustus 2022, berkembang sebagai simpul logistik strategis berkapasitas hingga 15 kapal. Terminal ini memiliki fasilitas modern untuk penanganan berbagai komoditas nonpetikemas serta berperan penting dalam mendukung rantai pasok Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah dan ekspor turunan CPO dari kawasan Kalimantan Barat.

Kinerja Terminal Kijing terus meningkat: throughput tahun 2023 mencapai 2,27 juta ton, naik menjadi 3,09 juta ton pada 2024, dan diproyeksikan menembus 4 juta ton pada 2025. Hingga Oktober 2025, realisasi throughput tercatat 3,9 juta ton, didominasi curah kering sebesar 2,049 juta ton dengan lonjakan pertumbuhan mencapai 342 persen. Produktivitas operasional rata-rata mencapai 3.620 T/S/D.

Konsisten Terapkan HSSE dan Tata Kelola Perusahaan

Hingga Oktober 2025, perusahaan berhasil mempertahankan predikat zero accident. Hal ini dicapai melalui penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara konsisten, termasuk pelatihan rutin, peningkatan budaya keselamatan, dan pengawasan ketat pada seluruh prosedur kerja. PTP Nonpetikemas juga menegakkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) untuk memastikan pelaksanaan bisnis yang profesional, transparan, dan berdaya saing.

Direktur Utama PT Pelabuhan Tanjung Priok, Indra Hidayat Sani, menyampaikan bahwa pencapaian positif perusahaan merupakan kerja kolektif seluruh insan PTP Nonpetikemas dalam menjalankan transformasi secara disiplin dan berintegritas.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya Turun Langsung Amankan Jalur Trans Kalimantan Demi Kamseltibcarlantas

“Capaian hingga Oktober 2025 membuktikan bahwa arah transformasi kami berjalan di jalur yang tepat. Tidak hanya mengejar pertumbuhan volume, kami memastikan tiap proses bisnis berlangsung aman, efisien, dan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Kami akan terus memperkuat kualitas operasional dan inovasi layanan untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dengan capaian operasional yang stabil, kedisiplinan dalam keselamatan kerja, serta penerapan tata kelola perusahaan yang kuat, PTP Nonpetikemas optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan hingga akhir tahun 2025.

Perusahaan Perkuat Kepedulian Lewat Program TJSL

Sebagai bentuk komitmen sosial, PTP Nonpetikemas melaksanakan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar sektor pendidikan, lingkungan, UMKM, dan sosial. Beberapa inisiatif berbasis creating shared value (CSV) turut dijalankan, seperti PTP EduPort: Magang Berkarya & Inovasi Bersama di Terminal Kijing serta program bantuan pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi untuk pekerja harian.

Selain itu, perusahaan turut menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) serta menggelar pelatihan HSSE melalui program PTP Peduli K3, guna meningkatkan keselamatan dan kesadaran pekerja bongkar muat di seluruh cabang perusahaan.