JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara resmi meluncurkan Corporate Rebranding sebagai bagian dari langkah transformasi berkelanjutan perusahaan.
Inisiatif strategis ini dilakukan untuk memperkuat relevansi merek BRI di tengah perubahan kebutuhan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung setiap aspirasi rakyat demi mendorong kemajuan nasional.
Melalui pembaruan identitas tersebut, BRI mengusung tampilan dan karakter merek yang lebih modern, inklusif, universal, serta selaras dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan jati diri sebagai bank yang dekat dengan seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Meski menghadirkan identitas baru, BRI tetap berpegang teguh pada nilai-nilai utama yang telah menjadi fondasi perusahaan, yakni keberpihakan kepada rakyat, fokus pada pengembangan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta perannya sebagai agen pembangunan (agent of development) bagi perekonomian nasional.
Sejalan dengan hal tersebut, BRI secara konsisten menyalurkan pembiayaan kepada sektor UMKM yang sejak awal menjadi inti bisnis perseroan. Hingga Triwulan III 2025, penyaluran kredit UMKM secara konsolidasian tercatat telah melampaui 80 persen dari total portofolio kredit, dengan nilai mencapai Rp1.150 triliun, menjadikannya yang terbesar di Indonesia.
Acara peluncuran Corporate Rebranding BRI yang digelar pada Selasa (16/9) turut dihadiri Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria, Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, serta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi BRI.
