Kalbar Lokal

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pasar Puring Pontianak Utara

Foto. Dok Istimewa

PONTIANAK – Warga di sekitar Pasar Puring, Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas pada Senin pagi.

Informasi tersebut pertama kali diterima Unit Inafis Satreskrim Polresta Pontianak dari Polsek Pontianak Utara.

Anggota Inafis Polresta Pontianak, AIPTU Agung Utomo, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah mendapat laporan dari Kanit Reskrim Polsek Pontianak Utara.

“Pada saat dilakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kami tidak menemukan satu pun identitas pada tubuh korban,” ujar AIPTU Agung Utomo.

Ia menjelaskan, kondisi jenazah saat ditemukan sudah mengalami pembusukan berat atau dekomposisi, disertai pembengkakan di hampir seluruh bagian tubuh. Kondisi tersebut menyebabkan wajah korban sudah tidak dapat dikenali.

Gedung Perpustakaan Baru Pontianak Dongkrak Minat Baca, Kunjungan Meningkat Tajam

“Dilihat dari kondisi fisik korban yang sudah mengalami pembengkakan cukup parah, kami memperkirakan waktu kematian sekitar lima hari sebelum ditemukan,” jelasnya.

Jenazah perempuan tersebut ditemukan di sebuah ruko yang sudah lama terbengkalai di kawasan pasar. Untuk memastikan penyebab kematian secara medis, jenazah selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak guna dilakukan visum et repertum.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, di antaranya alat hisap sabu (bong) serta minuman beralkohol. Seluruh barang tersebut telah diamankan sebagai barang bukti.

“Barang-barang yang ditemukan di lokasi sudah kami lakukan penyitaan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” kata AIPTU Agung Utomo.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi, tidak ada warga yang mengenali identitas korban secara pasti. Warga hanya mengetahui korban dengan nama panggilan Yeni, tanpa mengetahui pekerjaan maupun asal-usulnya.

Dishub Pontianak Matangkan Layanan Angkutan Massal BTS Berbasis Teknologi Digital

“Dari keterangan sementara saksi, korban diduga merupakan tunawisma yang sering berada di sekitar lokasi tersebut. Perkiraan usia korban sekitar 30 tahun ke atas,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait korban agar segera melapor ke pihak berwajib.