KUBU RAYA – Misteri hilangnya Nuriaman (47), warga Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, hingga kini masih belum terpecahkan. Pria yang dilaporkan pergi memancing di Sungai Cabang Ruan sejak Senin (5/1/2026) tersebut belum juga ditemukan hingga hari kelima pencarian, Jumat (9/1/2026).
Kekhawatiran warga bermula ketika korban yang diketahui tinggal seorang diri tidak terlihat kembali ke rumah selama beberapa hari. Situasi tersebut mendorong warga setempat untuk melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi yang biasa dijadikan korban untuk memancing.
Kapolsek Batu Ampar IPTU Fahrizal Hasyim melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menjelaskan, korban terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada Senin sore sekitar pukul 16.30 WIB.
“Korban berangkat dari rumah untuk memancing di Sungai Cabang Ruan. Namun hingga tiga hari berlalu, korban tidak kembali, sehingga warga mulai merasa curiga,” terang Aiptu Ade.
Dalam upaya pencarian tersebut, warga menemukan sampan milik korban beserta alat pancing yang masih berada di aliran sungai. Namun, tidak ditemukan keberadaan korban di sekitar lokasi.
“Temuan sampan dan perlengkapan memancing itu segera dilaporkan kepada pihak kepolisian dan diteruskan ke Tim SAR untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Saat ini, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, Polri, TNI, keluarga korban, serta relawan masyarakat terus melakukan penyisiran di sekitar titik koordinat 0°51.830’S – 109°43.835’E, lokasi ditemukannya sampan korban.
Menurut Ade, proses pencarian tidak mudah karena kondisi arus sungai yang cukup deras serta medan yang menantang.
“Kami bersama Tim SAR dan warga masih melakukan pencarian secara intensif di sepanjang aliran Sungai Cabang Ruan. Kami juga mengharapkan doa dari seluruh masyarakat agar korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Nuriaman masih belum diketahui. Sementara itu, barang-barang milik korban telah diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
