PONTIANAKINFOMEDIA.COM, PONTIANAK- Perusahaan Umum (Perum) DAMRI Cabang Pontianak menyampaikan duka mendalam atas insiden kecelakaan tunggal (lakatunggal) yang melibatkan satu unit bus pada rute Sintang–Pontianak, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 13.50 WIB. Kejadian tersebut menimbulkan korban jiwa serta sejumlah penumpang luka-luka yang kini sedang menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan.
General Manager Perum DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, mengungkapkan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak DAMRI berkomitmen memberikan penanganan terbaik bagi seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
“Kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam kepada keluarga korban yang meninggal. Ini merupakan kehilangan yang tidak diharapkan siapa pun. Untuk para penumpang yang masih menjalani perawatan, kami mendoakan agar segera mendapat kesembuhan dan pemulihan yang optimal,” ujar Ahmad.
Penanganan Cepat dan Koordinasi Lapangan
Setelah menerima laporan kecelakaan, tim DAMRI Cabang Pontianak langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pendampingan dan memastikan proses evakuasi berjalan aman. Ahmad menjelaskan bahwa seluruh langkah penanganan dilakukan sesuai standar keselamatan dan prosedur operasional yang berlaku.
“Kami memastikan seluruh korban mendapat akses medis yang cepat. Tim kami berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, kepolisian, dan pemerintah setempat agar seluruh proses penanganan bisa berjalan lancar,” jelasnya.
Selain itu, DAMRI juga menyiapkan tim khusus untuk memberikan informasi secara langsung kepada keluarga penumpang serta menyiapkan layanan pendampingan psikologis jika diperlukan. Menurut Ahmad, aspek emosional korban serta keluarga harus turut diperhatikan dalam situasi seperti ini.
“Kami bukan hanya bertanggung jawab secara operasional, tetapi juga secara kemanusiaan. Oleh karena itu, kami ingin memastikan mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian,” tambahnya.
Penyebab Masih Diselidiki
Terkait penyebab kecelakaan, Ahmad menegaskan bahwa hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam. DAMRI menyerahkan sepenuhnya proses hukum dan teknis kepada aparat berwenang agar hasilnya obyektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Investigasi masih berlangsung, dan kami mendukung penuh proses tersebut agar penyebab pastinya bisa diketahui dengan transparan. Kami siap memberikan seluruh data dan dokumen yang dibutuhkan oleh pihak kepolisian,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar evaluasi bagi perusahaan, khususnya terkait faktor kendaraan, kondisi jalan, hingga aspek keselamatan pengemudi.
Evaluasi Menyeluruh Demi Tingkatkan Standar Keselamatan
Musibah ini menjadi pengingat penting bagi perusahaan transportasi untuk terus meningkatkan standar keselamatan. Sebagai penyedia layanan transportasi yang melayani ribuan masyarakat setiap hari, DAMRI berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek operasional.
“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami. Segala bentuk kejadian seperti ini akan menjadi bahan evaluasi agar bisa diperbaiki secara komprehensif. Mulai dari pemeriksaan armada, pelatihan pengemudi, hingga monitoring rute perjalanan, semuanya akan kami tinjau kembali,” kata Ahmad.
Menurutnya, DAMRI akan memperkuat sistem pengecekan rutin kendaraan, termasuk inspeksi kondisi ban, rem, suspensi, serta kelayakan teknis lainnya. Selain itu, perusahaan akan memperluas pelatihan keselamatan bagi pengemudi untuk memperkuat kewaspadaan dan konsistensi dalam menjalankan prosedur berkendara.
“Kami ingin memastikan seluruh armada yang beroperasi benar-benar dalam kondisi prima. Pengemudi juga harus berada dalam kondisi terbaik saat bertugas. Evaluasi menyeluruh akan menjadi bagian penting dalam peningkatan pelayanan kami ke depan,” jelasnya.
Perhatian Terhadap Keselamatan Transportasi Darat
Peristiwa ini juga mendapat sorotan dari masyarakat karena rute Sintang–Pontianak dikenal memiliki beberapa titik rawan kecelakaan, terutama pada kawasan yang melintasi jalan berkelok dan kondisi permukaan yang tidak selalu mulus. Sejumlah pengguna jalan sebelumnya juga meminta peningkatan pemeliharaan jalur tersebut, mengingat intensitas kendaraan umum dan logistik cukup tinggi.
Karena itu, DAMRI menilai kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan perjalanan, baik dari sisi operator transportasi maupun instansi pemerintah yang bertanggung jawab terhadap infrastruktur jalan.
“Kami berharap koordinasi antara operator transportasi, pemerintah daerah, dan pihak terkait dapat semakin kuat. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi kolaborasi bersama,” ungkap Ahmad.
Fokus pada Pemulihan Korban dan Pendampingan Keluarga
Untuk sementara, DAMRI memastikan seluruh korban luka telah mendapat penanganan intensif di rumah sakit. Perusahaan juga menugaskan petugas khusus untuk mendampingi keluarga korban dalam proses administrasi, kebutuhan logistik, serta komunikasi dengan pihak medis.
Bagi keluarga korban meninggal dunia, DAMRI menyediakan dukungan penuh termasuk fasilitasi pemulangan jenazah dan pendampingan administratif lain yang dibutuhkan.
“Kami ingin memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian dan pelayanan terbaik. Ini bentuk kepedulian kami terhadap mereka,” ujar Ahmad.
Ia juga menyampaikan bahwa DAMRI membuka posko informasi bagi masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan terkait peristiwa tersebut. Posko itu ditempatkan di kantor DAMRI Cabang Pontianak agar keluarga atau kerabat penumpang dapat memperoleh informasi dengan cepat dan akurat.
Harapan DAMRI untuk Perbaikan Ke Depan
Menutup pernyataannya, Ahmad meminta doa dan dukungan masyarakat agar proses penanganan korban serta investigasi berjalan lancar. Ia juga berharap kejadian seperti ini menjadi titik awal peningkatan sistem keselamatan transportasi darat secara lebih luas.
“Kami memohon doa agar seluruh korban dapat segera pulih dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Semoga langkah evaluasi yang kami lakukan dapat mencegah insiden serupa terjadi kembali di masa mendatang,” pungkasnya.
Dalam kondisi duka seperti ini, DAMRI menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama. Bagi DAMRI, musibah ini bukan hanya peristiwa operasional, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan agar masyarakat semakin merasa aman ketika memanfaatkan transportasi publik di Kalimantan Barat.





