PONTIANAKINFOMEDIA.COM, KUBU RAYA- Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Wakil Bupati Sukiryanto, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan refleksi terhadap perjalanan pemerintahan pasangan yang dikenal dengan sebutan JIKIR (Jiwo–Sukir).

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekhidmatan di kediaman Wakil Bupati Kubu Raya, H. Sukiryanto, S.Ag, di Komplek Al-Farizd, Jalan Sepakat, Pontianak, pada Sabtu (7/3/2026). Sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai unsur Forkopimda turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Di antara tamu undangan yang hadir terlihat Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, Dandim 1207/Pontianak Kolonel Infanteri Robi Firdaus, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Barat, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, hingga para undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang dialog dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan emosional sekaligus memperkokoh semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Kubu Raya.

Dalam sambutannya, Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun kepemimpinan yang telah dilalui bersama Wakil Bupati Sukiryanto. Ia menilai berbagai capaian pembangunan yang diraih selama ini merupakan hasil dari kerja sama dan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat.

Menurutnya, Ramadan memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan evaluasi atas apa yang telah kita lakukan selama satu tahun terakhir. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kubu Raya yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada kami untuk memimpin daerah ini,” ujar Sujiwo.

Ia menambahkan, perjalanan satu tahun kepemimpinan bukanlah waktu yang panjang, namun cukup untuk melihat arah dan fondasi pembangunan yang sedang dibangun oleh pemerintah daerah.

Menurut Sujiwo, fokus utama pemerintahan JIKIR adalah memastikan pelayanan publik berjalan lebih baik serta mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa tantangan pembangunan di Kubu Raya masih banyak. Namun dengan dukungan semua pihak, kami optimistis berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan secara bertahap dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sujiwo juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Sukiryanto tetap berkomitmen menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Ia memastikan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya akan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

“Pasangan JIKIR akan terus konsisten melayani dan mengabdi kepada masyarakat. Kami bekerja bukan untuk kepentingan kelompok tertentu, apalagi kepentingan pribadi, melainkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Kubu Raya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sujiwo menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan maksimal.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama ini dapat terus dipertahankan dan diperkuat demi kemajuan Kubu Raya ke depan.

Pada kesempatan tersebut, Sujiwo juga mengungkapkan rencana kegiatan silaturahmi bersama para tim dan relawan yang selama ini turut berkontribusi dalam perjalanan politik dan pemerintahan pasangan JIKIR.

Ia menyebutkan bahwa dalam waktu dekat akan digelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus Reuni Akbar JIKIR yang melibatkan para relawan dan tim pemenangan.

“Kami juga berencana mengadakan buka puasa bersama dengan para tim dan relawan yang selama ini telah berjuang bersama. Selain itu akan digelar Reuni Akbar JIKIR yang direncanakan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026,” ungkapnya.

Menurut Sujiwo, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kembali kebersamaan serta menjaga semangat perjuangan dalam membangun daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam, khususnya dalam mengingatkan kembali nilai-nilai ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengatakan, turunnya Al-Qur’an merupakan peristiwa besar yang menjadi pedoman bagi umat manusia dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui momentum Nuzulul Qur’an ini, kita diingatkan untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Sukiryanto.

Ia juga menegaskan bahwa selama satu tahun memimpin bersama Bupati Sujiwo, keduanya terus menjaga komunikasi dan kerja sama yang baik dalam menjalankan roda pemerintahan.

Menurutnya, sinergi antara kepala daerah dan seluruh jajaran pemerintahan menjadi kunci penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Dalam menjalankan pemerintahan, kami selalu bekerja sama dan saling mendukung. Kami berbagi tugas dan tanggung jawab agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif,” jelasnya.

Sukiryanto menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat berbagai program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap dukungan dari masyarakat tetap terjaga sehingga pembangunan di Kubu Raya dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh KH Zein Muchsin, Lc. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta sumber nilai dalam membangun kehidupan yang harmonis dan penuh keberkahan.

Tausiyah tersebut menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi kitab suci yang dibaca, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan antarindividu maupun dalam menjalankan tanggung jawab sosial.

Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Para tamu undangan kemudian menikmati hidangan berbuka puasa dalam suasana penuh kebersamaan.

Suasana hangat terlihat saat para pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat persatuan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Kubu Raya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjaga. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Momentum satu tahun kepemimpinan JIKIR diharapkan tidak hanya menjadi perayaan simbolis, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus bekerja bersama demi kemajuan Kabupaten Kubu Raya di masa mendatang.

Penulis: Rizky