PONTIANAKINFOMEDIA.COM, PONTIANAK- Memasuki satu tahun kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah.
Berbagai program strategis digulirkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah Kalbar.
Berikut capaian dan langkah progresif di sektor pendidikan:
1.Internet Gratis untuk Sekolah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menghadirkan program internet gratis bagi sekolah sebagai upaya mendorong digitalisasi pendidikan. Program ini telah diuji coba di sejumlah sekolah dan diberikan tanpa biaya kepada pihak sekolah.
2.Beasiswa dan Subsidi SPP untuk Siswa Swasta.
Pemprov Kalbar juga meluncurkan program subsidi SPP bagi 21 ribu siswa dari 274 sekolah swasta prioritas. Bantuan ini diberikan sebesar Rp100.000 per bulan untuk siswa SMA dan SMK, serta Rp200.000 per bulan bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB).
Langkah ini bertujuan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta memastikan siswa dari berbagai latar belakang ekonomi tetap memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.
3.Sekolah Rakyat untuk Keluarga Kurang Mampu.
Program Sekolah Rakyat menjadi wujud komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Sekolah ini menampung tiga jenjang pendidikan, yakni SD satu lokal kelas, SMP satu lokal kelas, dan SMA dua lokal kelas dengan kapasitas 20–25 siswa per kelas.
Program ini masih menunggu arahan lanjutan dari Kementerian Sosial, namun dipastikan bersifat gratis dan dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak di Kalbar.
4.Sekolah Garuda Unggul di Mempawah.
Harapan baru pendidikan unggul hadir melalui rencana pembangunan Sekolah Garuda Unggul di Kabupaten Mempawah. Sertifikat lahan seluas 24 hektare resmi diserahkan dari Pemerintah Kabupaten Mempawah kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Langkah ini menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pusat pendidikan berkualitas yang diharapkan mampu melahirkan generasi berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.
5.Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bagian integral dalam pembangunan SDM unggul Kalbar. Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa program ini bukan sekadar memberikan makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan generasi muda memiliki fondasi kesehatan dan kecerdasan yang kuat.
Dengan jaminan asupan gizi yang baik, pemerintah optimistis program ini akan mendorong peningkatan IPM secara signifikan dan membangun SDM yang sehat, cerdas, serta berakhlak mulia.
Satu tahun kepemimpinan Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan menghadirkan langkah nyata di sektor pendidikan Kalimantan Barat. Dari internet gratis untuk sekolah, subsidi SPP bagi 21 ribu siswa swasta, Sekolah Rakyat untuk keluarga kurang mampu, hingga Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi SDM unggul—semuanya bergerak dalam satu visi: pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan demi masa depan Kalbar yang lebih maju.





