SUMATERA – PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus bekerja mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah Sumatra yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Tim teknis perusahaan diterjunkan 24 jam untuk memastikan layanan komunikasi tetap tersedia, terutama bagi masyarakat dan instansi yang menangani penanggulangan bencana.
Regional Group Head XLSMART West Region, Desy Sari Dewi, menyampaikan duka mendalam atas bencana yang terjadi. Ia menegaskan seluruh tim lapangan telah dimobilisasi untuk memperbaiki infrastruktur jaringan, termasuk mengoperasikan genset guna menjaga Base Transceiver Station (BTS) tetap berfungsi.
Namun, medan berat, akses yang tertutup longsor, serta keterbatasan pasokan bahan bakar membuat proses pemulihan menghadapi tantangan besar.
Hingga saat ini tercatat 691 BTS masih terdampak, meliputi:
-
Aceh: 538 BTS (Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang)
-
Sumatra Utara: 120 BTS (Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga)
-
Sumatra Barat: 33 BTS (Padang Pariaman, Tanah Datar, Solok)
Sebagian titik mulai pulih dan kembali beroperasi seiring perbaikan bertahap di lapangan.
XLSMART Salurkan Bantuan Darurat melalui Program “XLSMART Peduli Bencana Sumatera”
Di luar upaya teknis, XLSMART juga mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak melalui program CSR bekerja sama dengan DT Peduli, pelaku UMKM lokal, mitra diler, serta aparat wilayah.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, makanan siap saji, minuman, serta kebutuhan bayi dan anak. Distribusi dilakukan ke enam wilayah yang mengalami dampak paling parah, yaitu:
-
Pidie Aceh
-
Lhoksumawe
-
Tapanuli Selatan
-
Mandailing Natal
-
Padang Pariaman
-
Tanah Datar
Penyaluran bantuan berlangsung sejak 28 November dan dijadwalkan terus berjalan hingga 1 Desember.
“Meski kondisi lapangan serba terbatas, kami berkomitmen memastikan seluruh bantuan menjangkau titik-titik terdampak,” jelas Desy.
Layanan Jaringan untuk 14 Juta Pelanggan Sumatra
XLSMART menegaskan komitmennya menjaga kualitas layanan di tengah kondisi darurat. Perusahaan saat ini melayani sekitar 14 juta pelanggan di wilayah Sumatra, dengan dukungan lebih dari 47.000 unit BTS di seluruh Indonesia.
