PONTIANAKINFOMEDIA.COM, PONTIANAK– Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan program Mudik Gratis 2026 atau 1447 Hijriah bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat Idulfitri.

Sebanyak 33 unit bus disediakan untuk melayani 12 rute perjalanan dari Pontianak menuju sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat. Keberangkatan dijadwalkan pada 18 Maret 2026 dengan kuota terbatas sesuai kapasitas armada.

Program Mudik Gratis 2026 Kalbar ini melibatkan sinergi berbagai pihak, di antaranya Polda Kalimantan Barat, PT Jasa Raharja, Perum DAMRI, serta Dinas Perhubungan Kota Pontianak dalam mendukung kelancaran teknis di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Trisna Ibrahim, mengatakan pihaknya mendukung penuh program yang diinisiasi pemerintah provinsi tersebut, khususnya dalam aspek teknis di titik keberangkatan. Dishub Kota Pontianak membantu koordinasi agar proses pemberangkatan berjalan tertib dan lancar. Polda Kalbar memberikan dukungan pengamanan, Jasa Raharja terkait perlindungan penumpang, dan DAMRI bertindak sebagai operator armada.

Ia menyampaikan bahwa informasi terkait lokasi keberangkatan serta ketentuan teknis lainnya akan diumumkan kembali menjelang hari keberangkatan. Pendaftaran dibuka tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan sesuai ketentuan panitia. Masyarakat dapat memperoleh informasi dan melakukan pendaftaran melalui Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, Polda Kalbar, PT Jasa Raharja, maupun Kantor DAMRI.

Adapun 12 rute yang dilayani meliputi Pontianak–Sambas, Pontianak–Singkawang, Pontianak–Bengkayang, Pontianak–Mempawah, Pontianak–Ngabang, Pontianak–Sanggau, Pontianak–Sekadau, Pontianak–Sintang, Pontianak–Nanga Pinoh, Pontianak–Putussibau, Pontianak–Nanga Tayap Kabupaten Ketapang, serta Pontianak–Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Dengan cakupan rute tersebut, program ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Kalbar yang selama ini mengandalkan transportasi darat untuk mudik.

Masyarakat diimbau memperhatikan jadwal pendaftaran dan menyiapkan dokumen identitas karena kuota peserta terbatas sesuai kapasitas bus yang tersedia. Pemerintah berharap program ini dapat membantu meringankan beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus memastikan mudik berlangsung aman dan tertib menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Penulis: Rezky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *