SEKADAU – Tim gabungan akhirnya berhasil mencapai lokasi jatuhnya helikopter PK-CFX di kawasan perbukitan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026) malam.
Informasi tersebut disampaikan Kabag Ops Polres Sekadau, AKP Sugianto, S.Pd., M.A.P., setelah tim berhasil menjangkau titik lokasi yang sebelumnya sulit diakses.
Tim gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi terdiri dari Polres Sekadau, TNI dari Yonif 631/Antang, Basarnas, BPBD, KPH Sekadau, Dinas Pemadam Kebakaran, serta warga setempat.
Menurut AKP Sugianto, tim telah tiba di titik jatuhnya helikopter setelah menempuh medan perbukitan dan hutan yang cukup berat.
Namun, proses evakuasi belum dapat dilakukan pada Kamis malam karena terkendala medan yang terjal dan minimnya pencahayaan di lokasi.
“Tim gabungan sudah sampai di TKP jatuhnya pesawat. Karena kondisi medan cukup berat dan situasi sudah gelap, tim memutuskan untuk bertahan sementara di lokasi,” ujar AKP Sugianto.
Saat ini, tim melakukan bivak di area yang berada sekitar 50 meter di atas titik jatuhnya helikopter.
Evakuasi terhadap korban dan puing helikopter dijadwalkan dilanjutkan pada Jumat (17/4/2026) pagi dengan dukungan peralatan tambahan yang telah dikirim ke lokasi.
Sebelumnya, helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak pada Kamis pagi sekitar pukul 08.39 WIB saat melintas di wilayah Kecamatan Nanga Taman. Helikopter tersebut diketahui membawa delapan orang yang terdiri dari dua awak dan enam penumpang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi para korban. Pihak berwenang meminta masyarakat menunggu informasi lanjutan yang akan disampaikan setelah proses evakuasi dilakukan.





