PONTIANAKINFOMEDIA.COM, JAKARTA- PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi publik di sektor logistik dengan menggelar Portpress 2026: Kompetisi Karya Jurnalistik.
Program ini menjadi wadah kolaboratif bagi insan media untuk mengeksplorasi dan mengangkat peran strategis pelabuhan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Kompetisi yang berlangsung sejak Maret hingga Juni 2026 ini terbuka bagi jurnalis dari berbagai platform media di seluruh Indonesia. Melalui kegiatan ini, perusahaan ingin mendorong lahirnya karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu memberikan perspektif baru mengenai pentingnya sektor kepelabuhanan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Mengusung tema “PTP Nonpetikemas Menggerakkan Logistik untuk Pertumbuhan Ekonomi”, kompetisi ini berfokus pada bagaimana pelabuhan menjadi simpul penting dalam rantai distribusi nasional. Peran tersebut mencakup penghubung antara pusat produksi, kawasan industri, hingga ke tangan konsumen di berbagai daerah.
Sebagai operator terminal multipurpose, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memiliki peran vital dalam menangani berbagai jenis komoditas nonpetikemas seperti curah cair, curah kering, hingga general cargo yang menjadi tulang punggung distribusi barang di Indonesia.
Aktivitas ini berlangsung selama 24 jam penuh, memastikan arus logistik tetap berjalan tanpa hambatan, terutama untuk komoditas strategis yang memengaruhi stabilitas ekonomi daerah maupun nasional.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, perusahaan kini mengelola operasional di berbagai pelabuhan strategis di Indonesia. Jaringan tersebut mencakup wilayah barat hingga tengah Indonesia, seperti Tanjung Priok, Banten, Cirebon, Panjang, Bengkulu, Teluk Bayur, Jambi, Palembang, Pangkal Balam, Tanjung Pandan, hingga Pontianak.
Keberadaan jaringan ini memungkinkan distribusi logistik berjalan lebih efisien dan merata, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi di daerah-daerah yang memiliki potensi komoditas unggulan.
Selain itu, layanan yang diberikan juga terintegrasi, mulai dari proses bongkar muat (stevedoring), pemindahan barang (cargodoring), hingga layanan receiving/delivery. Fasilitas pendukung seperti gudang dan area penumpukan (stockpile) juga disiapkan untuk menjamin kelancaran arus barang.
Senior Manager Sekretaris Perusahaan PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas), Fiona Sari Utami, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun kolaborasi yang lebih erat dengan media.
Menurutnya, jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang komprehensif kepada masyarakat, termasuk dalam menjelaskan bagaimana pelabuhan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Melalui kompetisi ini, kami ingin membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan jurnalis untuk mengangkat berbagai aktivitas kepelabuhanan yang selama ini berperan besar dalam distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah,” ujarnya.
Ia berharap, karya-karya yang dihasilkan mampu memberikan pemahaman yang lebih luas kepada publik tentang peran strategis pelabuhan dalam ekosistem logistik nasional.
Portpress 2026 menghadirkan dua kategori lomba yang dapat diikuti oleh para jurnalis, yaitu:
-
Lomba Tulis Jurnalistik, yang terbagi dalam subkategori hard news dan feature
-
Lomba Foto Jurnalistik
Peserta didorong untuk menghasilkan karya yang tidak hanya menampilkan aktivitas pelabuhan, tetapi juga menggambarkan dampaknya terhadap masyarakat dan perekonomian daerah.
Pendekatan ini diharapkan dapat memperkaya sudut pandang publik, bahwa pelabuhan bukan sekadar tempat bongkar muat barang, melainkan bagian penting dari sistem ekonomi nasional.
Kompetisi ini memiliki tahapan yang telah ditentukan secara sistematis. Periode publikasi dan pengumpulan karya dimulai pada 16 Maret hingga 29 Mei 2026.
Selanjutnya, proses penjurian akan berlangsung pada 1 hingga 12 Juni 2026, diikuti dengan pengumuman nominasi pada 13 Juni 2026.
Panitia juga menyediakan total hadiah puluhan juta rupiah sebagai bentuk apresiasi bagi para pemenang yang berhasil menghadirkan karya terbaik.
Tidak hanya sekadar kompetisi, Portpress 2026 juga membawa nilai tambah berupa edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya sektor logistik.
Selama ini, isu logistik kerap dianggap teknis dan jauh dari kehidupan sehari-hari. Padahal, kelancaran distribusi barang sangat memengaruhi harga kebutuhan pokok, ketersediaan barang, hingga stabilitas ekonomi secara keseluruhan.
Melalui karya jurnalistik yang dihasilkan, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami bahwa pelabuhan memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekonomi, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia.
Program ini juga menjadi momentum untuk mendorong jurnalis menghadirkan perspektif baru dalam pemberitaan. Tidak hanya fokus pada peristiwa, tetapi juga pada dampak dan nilai strategis suatu sektor terhadap kehidupan masyarakat luas.
Dengan pendekatan feature maupun visual, jurnalis dapat menggali cerita-cerita menarik dari balik aktivitas pelabuhan—mulai dari pekerja lapangan, distribusi komoditas daerah, hingga kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Melalui Portpress 2026, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) berharap dapat melahirkan karya-karya jurnalistik berkualitas yang mampu memperkuat pemahaman publik tentang pentingnya sektor logistik.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia industri dan media, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat menjadi lebih akurat, berimbang, dan edukatif.
Dengan peran pelabuhan sebagai simpul utama distribusi nasional, penguatan narasi positif melalui media menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
