PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUMP) menyerahkan bantuan kemasan produk kepada lima pelaku UMKM, Jumat (21/8/2026).
Bantuan berupa standing pouch tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas kemasan sekaligus memperkuat branding agar produk UMKM lebih menarik dan mampu bersaing di pasar.
Kepala DKUMP Kota Pontianak, Ibrahim, mengatakan program ini merupakan bagian dari pemanfaatan Rumah Kemasan yang disediakan Pemkot secara gratis, mulai dari desain hingga pendampingan yang dibutuhkan pelaku usaha.
“Rumah Kemasan ini gratis, baik untuk desain maupun bantuan-bantuan lain yang diperlukan pelaku usaha,” ujar Ibrahim.
Kemasan yang diberikan antara lain untuk produk akar kelapa, kentang mustofa, stik ubi ungu, minuman, dan kue gamat. Jenis serta jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM.
Ibrahim mendorong camat dan lurah ikut menyosialisasikan fasilitas tersebut agar semakin banyak UMKM memanfaatkannya. Menurutnya, kemasan modern harus diikuti kemampuan pemasaran, termasuk melalui digitalisasi.
Salah satu penerima bantuan, Melinda Dwi Tiara Putri (30), mengaku terbantu dengan 100 standing pouch baru untuk produk Kentang Mustafa Berkah. Kemasan tersebut dinilai lebih menarik dibandingkan kemasan sebelumnya yang hanya menggunakan plastik bening dan stiker.
“Usaha itu bukan sekadar dari mulut ke mulut, tetapi juga perlu branding, pelayanan, dan pemasaran yang baik,” kata Melinda.
Pemkot Pontianak memastikan program bantuan kemasan akan terus dikembangkan agar semakin banyak UMKM dapat meningkatkan daya saing dan naik kelas.