Daerah Kesehatan Lingkungan Peristiwa
Beranda / Peristiwa / Ribuan Warga Salat Istisqa, Kasus ISPA di Pontianak Tembus 300 per Hari

Ribuan Warga Salat Istisqa, Kasus ISPA di Pontianak Tembus 300 per Hari

PONTIANAK, NEWS – Ribuan umat Islam menggelar salat istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Sabtu (29/8/2026) pagi. Doa meminta hujan dipanjatkan di tengah kemarau panjang dan kabut asap yang kian mengganggu kualitas udara.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, salat istisqa menjadi ikhtiar bersama setelah Kota Pontianak lebih dari dua bulan minim hujan. Ia berharap hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi Pontianak serta Kalimantan Barat.

Di tengah kondisi tersebut, dampak kabut asap mulai terlihat pada kesehatan masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Saptiko menyebut kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) kini mencapai lebih dari 300 kasus per hari, naik dari kondisi normal sekitar 100–200 kasus.

“Kasus ISPA kita hariannya sudah 300 lebih setiap hari,” kata Saptiko.

Secara kumulatif, kasus ISPA sepanjang 2026 tercatat sekitar 36 ribu kasus. Namun, peningkatan yang berkaitan dengan kabut asap mulai terlihat sejak Agustus, seiring memburuknya kualitas udara.

Air Baku Terintrusi Air Laut, Pemkot Pontianak Datangkan Pasokan dari Kubu Raya

Pemkot Pontianak mengimbau warga menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga dengan gangguan pernapasan.

Pembelajaran tatap muka juga masih dihentikan sementara hingga kondisi udara membaik. Sementara itu, Dinas Kesehatan menyiapkan logistik penanganan ISPA dan diare serta ruang oksigen di puskesmas, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan.

Warga yang mengalami sesak napas dapat mendatangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan layanan oksigen secara gratis.

Saptiko memastikan kasus pneumonia masih sekitar satu persen dari kasus ISPA dan belum terjadi lonjakan pasien berat yang membutuhkan perawatan.

“Yang paling penting kurangi aktivitas di luar rumah dan gunakan masker. Kalau mengalami sesak, silakan datang ke puskesmas atau rumah sakit,” pungkasnya.Kalau ingin, saya juga bisa membuat versi lebih “keras” ala headline Detik/Tribun atau langsung diterjemahkan ke bahasa Mandarin.

Berita Populer

01

MABT Indonesia Gelar Rakernas 2026 untuk Perkuat Program Kerja Nasional

02

Pengusaha Kalbar Siman Bahar Meninggal Dunia di Tiongkok

03

Rakerwil I ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Siap Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

04

Lebih Elegan dan Eksklusif, Frank & co. Buka Kembali Gerai Ikonik di GAIA Pontianak

05

Menghadapi Digitalisasi: Masa Depan Media Cetak di Dunia yang Serba Online

Advertisement

Berita Lainnya