KUBU RAYA,- Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kubu Raya menunjukkan aksi nyata yang menyentuh langsung aspek sosial dan keberagaman masyarakat. Melalui aksi gotong royong berskala besar, Korps Bhayangkara ini menggelar kegiatan bakti religi secara serentak di berbagai rumah ibadah di wilayah hukum Polres Kubu Raya.
Pantauan di lapangan menunjukkan personel kepolisian bahu-makhbahu bersama warga membersihkan lingkungan Masjid, Gereja, Vihara, hingga Pura. Tidak sekadar membersihkan fisik bangunan, aksi ini menjadi simbol kuatnya rajutan toleransi dan hadirnya Polri di tengah-tengah masyarakat.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menegaskan bahwa aksi gotong royong ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud konkret kedekatan emosional antara kepolisian dan masyarakat.
“Kegiatan bakti religi dan gotong royong serentak ini adalah cara kami merayakan Hari Bhayangkara dengan memberikan dampak langsung yang humanis. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam menjaga kesucian dan kenyamanan tempat-tempat ibadah. Ini adalah komitmen kami untuk merawat kebersamaan, memperkokoh toleransi antarumat beragama, sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang menjadi akar budaya bangsa kita,” ujar Aiptu Ade dalam keterangannya, Jumat (19/6/26).
Ade menambahkan, gerakan bersih-bersih ini sengaja menyasar seluruh representasi rumah ibadah mulai dari masjid, gereja, vihara, hingga pura sebagai cerminan bahwa Polres Kubu Raya berdiri di atas semua golongan dan siap mengayomi tanpa sekat.