KUBU RAYA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Supadio mengonfirmasi sejumlah penerbangan dalam beberapa hari terakhir mengalami keterlambatan (delay), terutama pada pagi hari.
Berdasarkan informasi BMKG Stasiun Supadio, jarak pandang pada pagi hari turun hingga di bawah 1.000 meter akibat kabut asap dari karhutla di sejumlah wilayah sekitar bandara.
Data operasional penerbangan sejak pertengahan hingga akhir Agustus 2026 menunjukkan puluhan penerbangan terdampak keterlambatan. Kondisi biasanya mulai membaik menjelang siang, sehingga penerbangan dapat kembali dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB.