KUBU RAYA – Sebanyak 158 calon jamaah haji yang tergabung dalam KBIHU Muhammadiyah Kalimantan Barat mulai menjalani pembekalan menuju keberangkatan haji 2027. Persiapan tidak hanya diarahkan pada pemahaman tata cara ibadah, tetapi juga kesehatan dan ketahanan fisik jamaah untuk menghadapi rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Ketua KBIHU Muhammadiyah Kalbar, Basuki Raharjo, mengatakan jumlah jamaah yang tergabung masih berpotensi bertambah karena proses pendaftaran hingga kini masih berlangsung.
“Tahun 2027, insyallah akan memberangkatkan Jemaah haji yang sampai sekarang alhamdullah on going masih berjalan, sudah 158 jamaah yang tergabung dan ini masih berjalan,” kata Basuki.
Pembekalan manasik mulai dilaksanakan di Aula Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Sabtu (26/9). Kegiatan dijadwalkan berlangsung setiap Sabtu dengan sekitar 18 hingga 19 kali pertemuan dan menghadirkan ustaz yang memiliki sertifikat sebagai pembimbing ibadah haji.
KBIHU Muhammadiyah Kalbar juga menyiapkan pembekalan di luar materi ibadah dengan melibatkan dokter, psikiater dan narasumber lainnya. Jamaah juga akan mengikuti latihan jalan kaki sejauh 6 kilometer untuk membiasakan diri dengan aktivitas fisik yang menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan ibadah haji.
“Selain itu, ada dokter, psikiater, dan narasumber lainnya. Selain manasik di kelas, jamaah juga akan mengikuti olahraga jalan kaki sejauh 6 kilometer. Mudah-mudahan kegiatan ini membantu jamaah, baik dalam ilmu maupun menjaga kesehatan dan kebugaran fisik,” ujarnya.
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Wasilun, mengapresiasi dimulainya pembekalan dan berharap jamaah dapat menjaga kesehatan serta mengikuti seluruh rangkaian persiapan hingga keberangkatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus KBIHU Muhammadiyah Kalimantan Barat yang telah memulai manasik haji bagi jamaah tahun 2027. Mudah-mudahan para jamaah diberikan kesehatan sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan optimal dan memperoleh haji yang mabrur,” kata Wasilun.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Pontianak, Muslimin, mengingatkan agar agenda manasik KBIHU Muhammadiyah Kalbar diselaraskan dengan kegiatan Kementerian Haji dan Umrah sehingga tidak terjadi benturan jadwal.
Terkait biaya haji, Muslimin mengatakan besaran biaya untuk keberangkatan 2027 akan diputuskan pada Oktober mendatang. Informasi mengenai proses pelunasan nantinya disampaikan melalui grup komunikasi jamaah dan pembayaran dilakukan melalui bank yang ditunjuk.
Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya KBIHU Muhammadiyah Kalbar membekali jamaah sejak jauh hari, sehingga mereka tidak hanya memahami tata cara ibadah haji, tetapi juga memiliki kesiapan kesehatan dan fisik sebelum keberangkatan.





