PONTIANAK – Keluhan warga terkait kondisi lampu penerangan di kawasan trotoar dan jogging track sekitar GOR Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Jalan M Sohor, Pontianak, mendapat tanggapan langsung dari Wali Kota Pontianak.
Keluhan tersebut sebelumnya disampaikan seorang warga melalui media sosial. Ia menyebut lampu penerangan di kawasan trotoar atau jogging track sekitar GOR SSA sudah hampir satu bulan tidak berfungsi.
Kondisi tersebut membuat kawasan itu menjadi gelap pada malam hari. Warga pun mengkhawatirkan minimnya penerangan dapat berdampak terhadap keamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
“Sudah hampir satu bulan lampu penerangan di trotoar atau jogging track sekitar GOR SSA, lampunya mati. Rawan kriminalitas karena sangat gelap gulita,” tulis warga tersebut dalam unggahannya.
Selain persoalan penerangan, warga juga menyoroti kondisi sejumlah fasilitas yang berada di sepanjang trotoar sekitar GOR SSA.
Beberapa fasilitas seperti bangku serta keramik pada area sekitar pepohonan turut menjadi perhatian warga dan dinilai perlu mendapatkan perawatan.
“Sayang bangku-bangku dan keramik pada copot. Bentar lagi besi dan kursi bisa hilang,” tulisnya.
Melalui unggahan tersebut, warga turut menandai Pemerintah Kota Pontianak dan instansi teknis terkait dengan harapan kondisi penerangan serta fasilitas di kawasan tersebut mendapat perhatian.
Keluhan mengenai lampu penerangan itu kemudian mendapat respons langsung dari Wali Kota Pontianak.
Wali Kota menjelaskan bahwa tidak berfungsinya lampu penerangan di kawasan tersebut disebabkan kabel yang dicuri.
“Ya Pak, kabelnya dicuri. Sudah saya minta diganti dan dihidupkan,” ujarnya menanggapi keluhan tersebut.
Dengan adanya instruksi tersebut, penggantian kabel dan pengaktifan kembali lampu penerangan telah diminta untuk dilakukan.
Warga berharap penerangan di kawasan trotoar dan jogging track GOR SSA dapat kembali berfungsi sehingga area tersebut kembali terang, aman, dan nyaman digunakan masyarakat, terutama saat beraktivitas pada malam hari.





