PONTIANAK, – Seorang pria berusia 68 tahun, berinisal HP, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Jalan Adisucipto, Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Sabtu (26/9/2026) malam.

Korban ditemukan setelah pihak keluarga merasa khawatir lantaran korban tidak merespons panggilan telepon sejak sehari sebelumnya.

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasana, mengatakan korban diketahui tinggal seorang diri di rumah saat kejadian. Anggota keluarga yang biasanya tinggal bersama korban sedang bekerja di luar kota.

“Korban ditemukan di dalam kamar dalam keadaan sudah meninggal dunia. Sebelumnya keluarga sudah beberapa kali berupaya menghubungi korban, namun tidak mendapatkan respons,” kata AKP Inayatun Nurhasana saat dikonfirmasi pada Minggu Sore (27/9/2026).

Berdasarkan keterangan keluarga, istri korban telah mencoba menghubungi korban sebanyak tiga kali pada Jumat (25/9), mulai sekitar pukul 14.48 WIB hingga 23.00 WIB. Namun, seluruh panggilan tersebut tidak diangkat.

Upaya menghubungi korban kembali dilakukan pada Sabtu (26/9), mulai pukul 07.34 WIB hingga 18.49 WIB. Sebanyak sembilan kali panggilan dilakukan, tetapi korban tetap tidak memberikan respons.

Karena khawatir, anak korban, FP, kemudian meminta bantuan kerabatnya, JJ, untuk mengecek kondisi korban di rumah.

JJ yang tiba di rumah korban sempat menunggu sekitar tiga jam. Namun, tidak ada respons dari dalam rumah dan pintu juga tidak dibuka.

Sekitar pukul 17.30 WIB, FP kembali meminta JJ melakukan pengecekan. Setelah tetap tidak mendapatkan respons, JJ menghubungi FP dan memintanya datang ke rumah.

Sesampainya di lokasi, FP mencoba memanggil korban dengan mengetuk dan menggedor pintu rumah. Namun, korban tetap tidak memberikan respons.

FP kemudian menuju bagian samping rumah dan melihat ke dalam kamar melalui jendela. Dari sana, ia melihat korban dalam posisi terlentang di dalam kamar.

FP selanjutnya meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu rumah. Setelah diperiksa, pintu diketahui dalam kondisi terkunci dari dalam. Warga kemudian mendobrak pintu hingga terbuka.

“Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Inayatun.

Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Personel Polresta Pontianak bersama Polsek Pontianak Selatan tiba di lokasi sekitar pukul 21.45 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara.

Unit Inafis Satreskrim Polresta Pontianak juga melakukan identifikasi awal terhadap jenazah korban.

Dari pemeriksaan awal, korban ditemukan tidak mengenakan baju dan hanya menggunakan celana dalam berwarna biru. Pada tubuh korban juga ditemukan kondisi kaku mayat.

Meski demikian, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada pemeriksaan awal tubuh korban.

“Untuk penyebab kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut,” pungkasnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Anton Soedjarwo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi menyebut, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Namun, kondisi tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kematian.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan sesuai prosedur dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk memastikan rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *