PONTIANAK – Momentum kulminasi matahari di Tugu Khatulistiwa, Pontianak, Rabu (23/9/2026), tidak hanya diwarnai tradisi mendirikan telur dan koin. Tahun ini, kegiatan juga diisi aksi sosial dengan pembagian 1.000 paket sembako dan 16.000 liter air bersih kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kulminasi yang setiap tahunnya menjadi salah satu daya tarik Kota Pontianak. Tradisi mendirikan telur dan koin kembali dilakukan saat momentum kulminasi, ketika matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa.
Suasana kegiatan semakin menarik dengan kehadiran seorang warga negara Australia bernama Chris. Ia turut mencoba mendirikan telur dan koin di kawasan Tugu Khatulistiwa.
Chris mengaku sangat senang dan bangga dapat merasakan langsung tradisi tersebut untuk pertama kalinya.
«“I feel amazing. Feel very proud… first time, very happy, very proud. Very grateful, very humbling. Amazing.”»
Bagi Chris, pengalaman tersebut menjadi momen yang berkesan karena ia tidak hanya menyaksikan fenomena kulminasi, tetapi juga ikut merasakan tradisi lokal yang menyertainya.
Di sisi lain, pembagian sembako dan air bersih memberikan dimensi sosial dalam pelaksanaan kulminasi tahun ini. Sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan, sementara 16.000 liter air bersih dibagikan kepada masyarakat.
Dengan demikian, kulminasi di Tugu Khatulistiwa tahun ini tidak hanya menjadi momentum wisata dan budaya, tetapi juga diisi kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.