Daerah Lingkungan Nasional
Beranda / Nasional / Update Karhutla Kalbar: Enam Perusahaan Sawit Masuk Proses Penyegelan

Update Karhutla Kalbar: Enam Perusahaan Sawit Masuk Proses Penyegelan

PONTIANAK – Perkembangan penanganan karhutla di Kalimantan Barat tidak hanya

berkaitan dengan pemadaman api. Pemerintah juga terus melakukan proses penindakan

terhadap perusahaan yang berkaitan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kalbar, Adi Yani, menyampaikan

Kementerian Lingkungan Hidup tengah melakukan proses penyegelan terhadap sejumlah

Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diskriminatif, ASN Diminta Kedepankan HAM

perusahaan perkebunan kelapa sawit.

“Sedikitnya enam perusahaan sawit disebut sedang dalam proses penyegelan,” kata Adi

Yani.

Ia menyebut Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah perusahaan yang paling

banyak dikenai proses sanksi.

“Ini paling banyak adalah di wilayah Kabupaten Ketapang, baik itu perusahaan sawit

maupun perusahaan kehutanan,” ujarnya.

Selain penyegelan, Kementerian Kehutanan juga telah memberikan berbagai sanksi

terhadap belasan perusahaan kehutanan di Kalimantan Barat.

Sanksi tersebut berupa pencabutan izin, pembekuan izin hingga paksaan pemerintah.

Di lapangan, kebakaran masih tersebar di sejumlah wilayah, seperti Mempawah, Ketapang,

Kayong Utara dan Kubu Raya.

Adi Yani menjelaskan, luasnya kawasan gambut menjadi salah satu tantangan dalam

penanganan kebakaran. “Kalau di gambut luas ini akan sulit dipadamkan, apalagi dengan hujan yang sebentar maka

itu akan mempercepat terjadinya bahan bakar baru bagi api yang ada di lahan gambut

tersebut,” jelasnya.

Pemerintah terus melakukan penanganan di lapangan sembari menjalankan proses

penegakan aturan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan persoalan karhutla.

Berita Populer

01

Pengusaha Kalbar Siman Bahar Meninggal Dunia di Tiongkok

02

MABT Indonesia Gelar Rakernas 2026 untuk Perkuat Program Kerja Nasional

03

Rakerwil I ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Siap Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

04

Lebih Elegan dan Eksklusif, Frank & co. Buka Kembali Gerai Ikonik di GAIA Pontianak

05

Menghadapi Digitalisasi: Masa Depan Media Cetak di Dunia yang Serba Online

Advertisement

Berita Lainnya